
elTAHFIDH Indonesia kembali menyelenggarakan rangkaian Serial Ramadhan 1447 H melalui program Parenting Series pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dalam kesempatan ini, tema yang diangkat adalah “Mempersiapkan Anak Agar Pintar, Cerdas dan Mandiri (Pemimpin Masa Depan).”
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Muhammad Iqbal, Dr., Psikolog, yang membahas berbagai strategi pendidikan anak dari perspektif psikologi perkembangan. Sementara itu, keynote speech disampaikan oleh Jhon Edy Rahman, SH., MKn., Founder & CEO elTAHFIDH Indonesia.
Program ini diikuti oleh keluarga besar elTAHFIDH Indonesia, mulai dari jajaran pimpinan, manajemen, dewan guru, musyrif dan musyrifah, santri dan santriwati, orang tua dan wali santri, serta masyarakat umum. Para peserta mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube & Tiktok resmi elTAHFIDH Indonesia.
Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Iqbal menekankan bahwa keberhasilan anak di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik semata, tetapi juga oleh kemampuan berpikir kritis, kemandirian, serta kekuatan karakter. Menurutnya, peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam membentuk pola pikir anak agar mampu menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
Ia menjelaskan bahwa anak perlu dibiasakan untuk berani mengambil keputusan, bertanggung jawab terhadap tugasnya, serta memiliki disiplin diri sejak usia dini. Dengan pendekatan pendidikan yang tepat, anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang pintar, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan sosial yang kuat.
Sementara itu, dalam keynote speech-nya, Abi Jhon menegaskan bahwa pendidikan sejati adalah pendidikan yang mempersiapkan anak menjadi pemimpin masa depan. Ia mengajak para orang tua dan guru untuk membangun ekosistem pendidikan yang menumbuhkan kemandirian, keberanian, dan visi hidup yang jelas bagi anak-anak.

“Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dipersiapkan tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan karakter, integritas, dan nilai-nilai keislaman yang kuat,” ungkap beliau.
Diskusi dalam Parenting Series ini berlangsung interaktif. Para peserta, khususnya orang tua dan guru, aktif mengajukan pertanyaan mengenai berbagai tantangan dalam mendidik anak di era digital, mulai dari pengaruh teknologi, manajemen emosi anak, hingga cara menumbuhkan kemandirian sejak dini.







Melalui kegiatan ini, elTAHFIDH Indonesia berharap para orang tua dan pendidik dapat memperoleh wawasan baru dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Parenting Series ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Serial Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan elTAHFIDH Indonesia terus menghadirkan berbagai tema strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam membangun generasi yang cerdas, mandiri, serta berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan kepemimpinan Islami.







