
elTAHFIDH INDONESIA – Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu nilai yang sangat ditekankan dalam agama Islam.
Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam menegaskan kepada kita betapa pentingnya penghormatan dan kepatuhan kepada orang tua.
Berikut adalah beberapa keutamaan berbakti kepada orang tua beserta ayat Al-Qur’an dan hadits mengenai pentingnya berbakti kepada orang tua:
1. Kewajiban dan Penghormatan
Allah telah menempatkan kewajiban besar untuk berbakti kepada orang tua dalam Al-Qur’an. Allah Subhanahu wa ta’alaberfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 23:
۞ وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.
Ayat ini menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua dengan penuh kasih sayang dan hormat.
2. Doa Anak yang Saleh
Salah satu doa yang sangat diharapkan oleh orang tua adalah memiliki anak yang berbakti. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits dibawah ini: Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu , dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ، مَنْ كَانَ اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُـحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُوْدَ فِـي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ، كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِـي النَّارِ.
Artinya: “Ada tiga perkara yang apabila perkara tersebut ada pada seseorang, maka ia akan mendapatkan manisnya iman, yaitu (1) barangsiapa yang Allâh dan Rasûl-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya, (2) apabila ia mencintai seseorang, ia hanya mencintainya karena Allâh. (3) Ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allâh menyelamatkannya sebagaimana ia benci untuk dilemparkan ke dalam Neraka”. (HR. Bukhari)
Dalam konteks berbakti kepada orang tua, berbuat baik kepada mereka adalah bagian dari mencintai seseorang semata-mata karena Allah.
3. Pintu Surga yang Terbuka
Berbakti kepada orang tua juga dihubungkan dengan pintu masuk ke surga. Dari Mughirah bin Syu’bah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّاللَّهَ تَعَالَى حَرَّمَ عَلَيْكُمْ عُقُوقَ اْللأَمَّهَاتِ، وَمَنْعًا وَهَاتِ وَوَأْدَ اْلبَنَاتِ، وَكَرِهَ لَكُمْ قِيْلَ وَقَالَ، وَكَشْرَةَ اْلسُّؤَالِ، إِضَاعَةَ اْلمَالِ
Artinya: “Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan minta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah membenci padamu banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan)”. (HR. Bukhari dalam kitab Fathul Baari 10/405 No. 5975) dan (HR. Muslim No. 1715 912).
Hadis ini menegaskan bahwa berbakti kepada orang tua adalah kunci untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Kesimpulan daribberbakti kepada orang tua adalah salah satu kewajiban utama dalam agama Islam. Al-Qur’an dan Sunnah menegaskan pentingnya penghormatan, kepatuhan, dan kasih sayang kepada orang tua.
Mematuhi perintah Allah dan Rasulnya dalam hal ini, seseorang tidak hanya mendapatkan kebahagiaan di dunia, tetapi juga di akhirat. Semoga kita semua dapat menjadi anak yang berbakti dan beroleh keberkahan dari Allah. Aamiin
___________________
Sumber : www.liputan6.com
Link : https://www.liputan6.com/hot/read/5377643/mengapa-kita-harus-berbakti-kepada-orang-tua-pahami-penjelasannya-dalam-islam

