
elTAHFIDH Indonesia melalui PPAI (Pemuda Penghafal Al-Qur’an Indonesia) menggelar kegiatan Leadership & Management Training (LMT) yang berlangsung di GOR Dzulkarnain, Islamic Boarding School elTAHFIDH Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu pagi setelah sholat Subuh.
Kegiatan ini mengusung tema besar “Menjadi Muslim Pemimpin Peradaban Melalui Spirit Awal Dzulhijjah”, sebagai upaya membangun karakter kepemimpinan islami sekaligus menanamkan semangat pengorbanan, tanggung jawab, dan keteladanan kepada para santri serta generasi muda muslim.
Acara dihadiri oleh Pimpinan dan Management elTAHFIDH, Dewan guru, Musyrif/fah elTAHFIDH, Santri-wati elTAHFIDH, Orang tua Santri-wati elTAHFIDH, serta seluruh Keluarga besar elTAHFIDH Indonesia.

Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, peserta mendapatkan pembekalan tentang pentingnya kepemimpinan dalam Islam, manajemen diri, hingga peran generasi Qur’ani dalam membangun peradaban umat.
Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman, SH., M.Kn., Founder & CEO elTAHFIDH Indonesia, Ketua Umum PPAI Pusat, sekaligus tokoh pendidikan dan pembinaan karakter Islami. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa bulan Dzulhijjah bukan hanya momentum ibadah ritual, tetapi juga waktu terbaik untuk membentuk mental pemimpin yang kuat, amanah, dan visioner.

“Spirit Dzulhijjah mengajarkan tentang pengorbanan Nabi Ibrahim dan ketaatan Nabi Ismail. Dari situlah lahir pelajaran besar bahwa pemimpin peradaban adalah mereka yang siap berkorban demi umat, menjaga nilai-nilai Islam, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap beliau di hadapan peserta.
Beliau juga mengajak generasi muda muslim agar tidak hanya menjadi penonton perubahan zaman, tetapi hadir sebagai pelopor kebaikan dan pemimpin masa depan yang berlandaskan Al-Qur’an dan sunnah.
Kegiatan Leadership & Management Training ini dikemas secara interaktif dan inspiratif. Selain penyampaian materi kepemimpinan, peserta juga diajak membangun semangat disiplin, komunikasi, kerja sama tim, serta mental tangguh dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Melalui kegiatan ini, elTAHFIDH Indonesia berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan dan ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan leadership, manajemen, serta visi besar untuk membangun peradaban Islam yang lebih baik.
Momentum awal Dzulhijjah pun menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari pribadi-pribadi yang memiliki iman kuat, akhlak mulia, dan keberanian untuk memimpin dalam kebaikan.





