
Bogor – elTAHFIDH Indonesia kembali menyelenggarakan Parenting Series dengan mengangkat tema “Belajar dari Para Nabi dan Rasul dalam Mendidik Anak-Anak Mereka.” Dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada hari Sabtu, 4 Juli 2026.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk memperdalam pemahaman tentang pola asuh Islami yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, sebagai bekal dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan diawali dengan keynote speech dari Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman, SH., M.Kn., Founder & CEO elTAHFIDH Indonesia. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta menjadikan keluarga sebagai pusat lahirnya generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia melalui pendidikan yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.

Beliau menegaskan bahwa pendidikan anak bukan semata-mata menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi berawal dari rumah melalui keteladanan orang tua, pembiasaan ibadah, komunikasi yang baik, serta penanaman nilai-nilai Islam sejak usia dini. Menurutnya, keluarga yang kuat akan menjadi pondasi lahirnya generasi Qur’ani yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Materi utama disampaikan oleh KH. Aunur Rafiq Saleh Tamhid, Lc., MA. yang mengupas hikmah dari kisah Nabi Ya’qub AS dan Nabi Yusuf AS sebagai teladan dalam pendidikan keluarga. Beliau menjelaskan bahwa Nabi Ya’qub AS membangun kedekatan emosional dengan anak-anaknya melalui kasih sayang, komunikasi yang penuh hikmah, serta kesabaran dalam membimbing mereka menuju keimanan yang kokoh.

Menurut beliau, setiap proses mendidik anak harus senantiasa diiringi dengan doa, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT. Keteladanan Nabi Ya’qub AS dalam menghadapi berbagai ujian keluarga menjadi pelajaran berharga bagi setiap orang tua agar tetap optimis dan istiqamah dalam mendidik putra-putrinya.
Dari kisah Nabi Yusuf AS, peserta diajak mengambil pelajaran tentang pentingnya menjaga akhlak, kesucian diri, kejujuran, amanah, serta kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Beliau menegaskan bahwa setiap ketetapan Allah SWT mengandung hikmah terbaik. Oleh karena itu, seorang mukmin hendaknya senantiasa berprasangka baik kepada Allah SWT dan menjadikan setiap ujian sebagai sarana meningkatkan keimanan serta kualitas diri.
Nilai-nilai luhur yang dicontohkan Nabi Yusuf AS tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, bertakwa, dan istiqamah dalam menjalani kehidupan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Meskipun diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, interaksi antara narasumber dan peserta berjalan hangat dan dinamis. Para peserta aktif mengikuti pemaparan materi serta sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga memperoleh wawasan baru mengenai penerapan pola asuh Islami yang relevan dengan tantangan kehidupan modern.

Melalui Parenting Series ini, elTAHFIDH Indonesia berharap para orang tua mampu meneladani metode pendidikan yang dicontohkan para nabi dan rasul dalam membangun keluarga yang kokoh. Dengan demikian, akan lahir generasi yang kuat imannya, mulia akhlaknya, luas ilmunya, serta memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan dengan kesabaran, ketakwaan, dan keyakinan penuh kepada Allah SWT.
Semoga Parenting Series elTAHFIDH Indonesia terus menjadi media edukasi yang mempererat sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang berkarakter, berprestasi, dan membawa keberkahan bagi umat, bangsa, dan peradaban.










