
Jakarta — Lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an, elTAHFIDH Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Founder dan CEO-nya, Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman, S.H., M.Kn, dianugerahi Profesi Award 2026 sebagai Tokoh Pendidikan Berprestasi Indonesia 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kiprah dan konsistensi beliau dalam membangun sistem pendidikan terpadu yang melahirkan generasi Qur’ani berprestasi dan berkarakter.
Sejak tahun 2005, elTAHFIDH Indonesia mengembangkan konsep pendidikan yang mengintegrasikan tiga pilar utama, yakni Program Al-Qur’an, Akademik Unggul, dan Character Building. Model ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan dan kokoh dalam akhlak.
Data internal lembaga mencatat, elTAHFIDH Indonesia telah melahirkan lebih dari 1.184 hafidz dan hafidzah 30 juz. Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan lembaga dalam membina generasi penjaga Kalamullah. Para santri tidak hanya menyelesaikan hafalan secara kuantitas, tetapi juga dibimbing dalam pemahaman adab, kedisiplinan, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Di bidang akademik, para alumni elTAHFIDH Indonesia menunjukkan daya saing tinggi. Mereka diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Hal ini menegaskan bahwa pendidikan berbasis tahfidz bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik, justru menjadi fondasi spiritual yang memperkuat karakter dan integritas intelektual.
Aspek pembentukan karakter juga menjadi perhatian utama. Santri dan santriwati aktif berprestasi dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti taekwondo, berkuda, memanah, dan berenang. Program ini dirancang untuk membentuk generasi yang sehat, tangguh, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Penghargaan Profesi Award 2026 yang diraih Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman dinilai sebagai refleksi dari kerja kolektif seluruh keluarga besar elTAHFIDH Indonesia—para asatidz, tenaga pendidik, orang tua, dan tentu saja para santri. Dedikasi bersama inilah yang melahirkan ekosistem pendidikan Qur’ani yang produktif dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya, pihak lembaga menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Komitmen elTAHFIDH Indonesia tetap sama: mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi umat serta bangsa.
Dengan capaian ini, elTAHFIDH Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten melahirkan ribuan penghafal Al-Qur’an berkarakter dan berdaya saing global.

