JAKARTA – Langit cerah Jakarta menjadi saksi kehangatan dan kebersamaan keluarga besar Islamic Boarding School (IBS) elTAHFIDH Indonesia. Pada hari Ahad, 21 Desember 2025, kawasan wisata alam Taman Margasatwa Ragunan dipadati oleh rombongan yang membawa semangat persaudaraan. Sebanyak 260 peserta yang terdiri dari guru, mahasiswa, mahasiswi, asatidz, manajemen dan pimpinan berkumpul untuk memeriahkan acara bertajuk “Rihlah Fun Day elTAHFIDH INDONESIA 2025”.
Acara tahunan ini bukan sekadar rekreasi biasa, melainkan sebuah momentum strategis untuk mengokohkan ikatan hati antar sesama pejuang Al-Qur’an. Hadir langsung di tengah-tengah peserta, Founder sekaligus CEO elTAHFIDH Indonesia, Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman, S.H., M.Kn., yang tampak antusias menyapa para peserta dari berbagai jenjang usia.
Dari Cileungsi untuk Indonesia
Dalam sambutannya yang penuh motivasi, Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman mengajak seluruh peserta untuk menengok sejenak ke belakang, mensyukuri perjalanan panjang lembaga ini. Beliau mengingatkan bahwa kebesaran elTAHFIDH hari ini adalah buah dari ketulusan dan istiqomah.
”Kita tidak boleh lupa sejarah. Bermula dari hanya dua keluarga sederhana di Cileungsi pada tahun 2005, Alhamdulillah, atas izin Allah, kini telah terbangun jaringan keluarga para penghafal Al-Qur’an yang solid,” ungkap Abi Jhon.
Transformasi dari lingkup kecil menjadi sebuah institusi pendidikan yang disegani membuktikan bahwa visi membumikan Al-Qur’an mendapat tempat di hati masyarakat. Abi Jhon menegaskan bahwa misi elTAHFIDH tidak berhenti di sini. “Insya Allah, jumlah ini akan semakin banyak. Kita ingin melahirkan lebih banyak lagi keluarga-keluarga Qur’ani yang siap memimpin peradaban di masa depan, sesuai dengan visi besar kita,” tambahnya.
Ukhuwah di Atas Segalanya
Sementara itu, Ketua Panitia Rihlah Fun Day 2025, Ustadz Hadi Mulia, S.Pd. Alhafidh, menjelaskan bahwa pemilihan Taman Margasatwa Ragunan sebagai lokasi acara didasari oleh keinginan untuk mendekatkan peserta dengan alam (tadabbur alam) sekaligus menyediakan ruang terbuka yang luas untuk berinteraksi.
”Tujuan utama acara ini adalah ukhuwah yang semakin erat. Di asrama atau di sekolah, interaksi mungkin terbatas pada kegiatan belajar mengajar. Namun di sini, kita melebur menjadi satu keluarga utuh tanpa sekat,” ujar Ustadz Hadi di sela-sela kegiatan.
Kegiatan Rihlah Fun Day ini diisi dengan berbagai aktivitas menarik yang dirancang untuk membangun kekompakan tim (team building). Mulai dari senam bersama, permainan ketangkasan (outbound) ringan yang menguji kerjasama, hingga sesi sharing santai antar wali santri dan pengurus yayasan. Tawa dan canda pecah saat para santri dan asatidz berbaur dalam permainan, melupakan sejenak rutinitas akademis yang padat.
Membangun Jaringan Keluarga Qur’ani
Lebih dari sekadar liburan, acara ini menjadi simbol kekuatan komunitas elTAHFIDH. Para peserta yang hadir merefleksikan keberagaman latar belakang namun disatukan oleh satu tujuan mulia: menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an.
Bagi para orang tua santri, momen ini menjadi ajang bertukar pikiran dan saling menguatkan dalam mendidik anak-anak penghafal Qur’an. Tantangan zaman yang semakin kompleks membutuhkan sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan dan lingkungan keluarga. Rihlah Fun Day menjadi wadah untuk menyelaraskan frekuensi tersebut.
Menjelang sore hari, acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Wajah-wajah lelah namun bahagia tampak jelas dari para peserta. Semangat “Satu Keluarga, Satu Visi” terasa begitu kental saat rombongan bersiap meninggalkan lokasi.
Rihlah Fun Day elTAHFIDH 2025 di Ragunan ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh civitas akademika dalam menyongsong tahun ajaran mendatang. Dengan pondasi ukhuwah yang kokoh, elTAHFIDH Indonesia optimis dapat terus melebarkan sayap dakwahnya, mencetak generasi emas penjaga wahyu Ilahi di seluruh pelosok Nusantara.

