Latihan Kepemimpinan Mencetak Calon Pemimpin Berakhlak Qur’ani: Dari Lembah Jatisari Menuju Indonesia Emas 2045

Bogor, Rabu 19 November 2025 — Sebanyak kurang lebih 52 kader PPAI SMP Qur’an elTAHFIDH resmi mengikuti Latihan Kepemimpinan III, sebuah program intensif yang dirancang khusus untuk mencetak calon pemimpin berakhlak Qur’ani, kuat, disiplin, serta memiliki integritas tinggi demi Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 19–20 November 2025, berlokasi di kawasan alam Gunung Bunder, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Program Latihan Kepemimpinan mencetak calon pemimpin berakhlak Qur’ani ini menjadi salah satu agenda strategis PPAI Pusat dalam membina generasi muda penghafal Al-Qur’an agar tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga matang secara karakter dan kecakapan kepemimpinan. Pelaksanaan kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PPAI Pusat, Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman, SH., M.Kn, yang pada kesempatan kali ini diwakilkan oleh Wakil Ketua Umum PPAI Pusat, Ustadz Muhammad Adamin, S.Pd.I., ME., Al-Hafidh.

Tema besar yang diusung, “Dari Lembah Jatisari Menuju Indonesia Emas 2045,” menggambarkan visi besar organisasi dalam melahirkan generasi Qur’ani yang siap memimpin, memberi kontribusi, dan mewarnai pembangunan bangsa di masa mendatang. Melalui tema tersebut, penyelenggara ingin menegaskan bahwa perjalanan membentuk pribadi pemimpin sejati dimulai dari medan latihan, dari lingkungan yang melatih ketangguhan fisik, kejernihan hati, hingga kedisiplinan mental.


Melatih Kedisiplinan, Ketangkasan, dan Kekuatan Fisik untuk Leadership yang Tangguh

Dalam kegiatan Latihan Kepemimpinan III ini, para peserta mengikuti berbagai rangkaian pembinaan yang terstruktur dan komprehensif. Pembinaan tersebut bertujuan melatih kedisiplinan, ketangkasan, dan kekuatan, tiga fondasi penting dalam membentuk pribadi leadership yang siap menghadapi tantangan zaman. ziswaf di laznas-pqi.com

Kegiatan dirancang intensif dengan kombinasi pelatihan indoor dan outdoor. Selain sesi materi mengenai nilai-nilai kepemimpinan Qur’ani, peserta dibawa menyelami lingkungan alam Gunung Bunder—lingkungan yang asri, menantang, sekaligus penuh nilai edukasi.

Para pelatih dari elTAHFIDH Adventure, sebuah lembaga pecinta alam nasional yang berpengalaman mengelola kegiatan pendidikan karakter berbasis alam terbuka, memastikan seluruh rangkaian aktivitas berjalan aman, terukur, dan tetap menyenangkan. Mereka memberikan pembinaan mengenai:

  • Manajemen diri dan kedisiplinan
  • Pelatihan fisik dan ketangkasan
  • Teamwork dan solidaritas kelompok
  • Simulasi problem solving
  • Taktik bertahan di alam
  • Latihan mental dan manajemen emosi

Pendekatan pelatihan luar ruang semacam ini terbukti efektif dalam membentuk calon pemimpin yang cerdas, kuat, dan berintegritas, sebagaimana menjadi visi utama kegiatan.


Membentuk Pribadi Leadership Berbasis Qur’ani

Di tengah tantangan era digital, arus informasi, serta perubahan sosial yang begitu cepat, generasi muda dituntut memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan kecakapan memimpin. Namun bagi PPAI, satu hal yang tidak boleh tertinggal adalah fondasi spiritual yang kokoh: akhlak Qur’ani.

Karena itu, seluruh sesi pelatihan dirangkai dengan pendekatan Qur’ani, seperti: Akhlak Qur’ani. https://eltahfidh.or.id/category/program/alquran/

  • Tadabbur alam sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah
  • Evaluasi diri (muhasabah) setiap malam
  • Pembiasaan shalat berjamaah dan murajaah hafalan
  • Penanaman nilai tawadhu’, jujur, amanah, dan tanggung jawab

Dengan penguatan nilai-nilai Qur’ani ini, peserta tidak sekadar dilatih menjadi pemimpin yang mampu memerintah, tetapi menjadi teladan yang menggerakkan, menjaga kepercayaan, dan mampu menjaga amanah.


Sinergi dari Lembah Jatisari Sebagai Sumber Inspirasi

Nama “Lembah Jatisari” yang kembali diangkat menjadi tema memiliki makna historis dan filosofis. Lembah ini telah menjadi salah satu tempat pembinaan kader PPAI sejak lama, tempat lahirnya pemuda-pemudi yang kelak menjadi dai, penghafal Qur’an, dan aktivis pendidikan Islam. Dari lembah ini banyak pelajaran tentang kesederhanaan, ketekunan, serta ketangguhan mental.

Dengan mengusung tema “Dari Lembah Jatisari Menuju Indonesia Emas 2045,” PPAI ingin menegaskan bahwa perjalanan menuju kejayaan bangsa harus dimulai dari proses pembinaan yang kuat di akar rumput. Para peserta diharapkan mampu menyerap nilai-nilai luhur yang telah diwariskan generasi sebelumnya, kemudian membawanya ke masa depan bangsa.


Menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan Generasi Qur’ani

Indonesia Emas 2045 bukan hanya tentang kekuatan ekonomi atau teknologi, melainkan tentang kualitas manusia yang menggerakkan peradaban. Di sinilah PPAI mengambil peran strategisnya: mempersiapkan generasi Qur’ani yang tidak hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi siap memimpin dengan kecerdasan, keteguhan moral, dan visi masa depan.

Melalui Latihan Kepemimpinan mencetak calon pemimpin berakhlak Qur’ani, peserta didorong menjadi pemimpin:

  • Yang cerdas, mampu mengambil keputusan tepat
  • Yang kuat, baik fisik, mental, maupun spiritual
  • Yang berintegritas, senantiasa jujur dan amanah
  • Yang berakhlak mulia, menjadi contoh bagi lingkungan

Sebanyak 52 kader yang mengikuti kegiatan ini diharapkan kelak mampu menjadi agen perubahan di masyarakat, sekolah, keluarga, hingga level yang lebih luas. Mereka adalah calon pemimpin yang diharapkan membawa warna kebaikan dalam upaya menciptakan masa depan Indonesia yang gemilang.


Harapan di Balik Pelaksanaan Latihan Kepemimpinan III PPAI

Menutup kegiatan, panitia serta jajaran pimpinan PPAI menyampaikan harapan besar agar seluruh peserta mampu mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari. Dengan bekal ilmu, nilai moral Qur’ani, serta pengalaman menghadapi tantangan alam, para peserta diharapkan siap menjadi aset berharga bagi organisasi dan bangsa.

“Semoga Latihan Kepemimpinan III PPAI ini melahirkan kader-kader pemuda-pemudi penghafal Al-Qur’an yang bukan hanya hafal, tetapi mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dan semoga dari kegiatan ini lahir calon-calon pemimpin yang sehat, kuat, cerdas, berintegritas, dan berakhlak Qur’ani,” harap pimpinan PPAI.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga momentum bersejarah dalam menanamkan nilai perjuangan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta kesiapan menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top