ARCHERY CAMP Batch 3 PPBMEI: Bangun Karakter dan Ketangguhan Lewat Character Building Olahraga Berkuda dan Memanah

Cileungsi, Bogor — Semangat membangun karakter dan ketangguhan kembali digelorakan oleh Pusat Pelatihan Berkuda dan Memanah elTAHFIDH Indonesia (PPBMEI) melalui kegiatan ARCHERY CAMP Batch 3 yang sukses diselenggarakan pada Sabtu–Ahad, 25–26 Oktober 2025 di Lapang Berkuda Bawah, kawasan Islamic Boarding School elTAHFIDH.

Acara resmi dibuka oleh Direktur PPBMEI, Ust. Wijianto, S.Pd.I., M.M., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan olahraga seperti memanah dan berkuda sebagai sarana character building dan pembentukan mental tangguh generasi muda Muslim.

“Berkuda dan memanah bukan sekadar olahraga fisik, tetapi latihan disiplin, fokus, dan kesabaran. Melalui kegiatan seperti Archery Camp ini, kita berharap lahir generasi yang kuat, berakhlak, dan berjiwa kepemimpinan tinggi,” ujar Ust. Wijianto dalam pembukaan acara.

Ajang Pembentukan Karakter Islami dan Kepemimpinan

ARCHERY CAMP Batch 3 PPBMEI diikuti oleh lebih dari 40 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari berbagai latar belakang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin elTAHFIDH Indonesia di bawah bimbingan Founder & CEO elTAHFIDH Indonesia, Abi. Dr. H. Jhon Edy Rahman, S.H., M.Kn.

Sebagai lembaga yang berkomitmen terhadap pengembangan karakter berbasis nilai-nilai Qur’an, elTAHFIDH melalui PPBMEI terus berupaya memperkenalkan pentingnya olahraga sunnah seperti berkuda dan memanah sebagai media pendidikan karakter.

Hal ini sejalan dengan visi besar elTAHFIDH Indonesia untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul secara spiritual, intelektual, dan fisik.

Program Terpadu: Olahraga, Tadabbur, dan Leadership

ARCHERY CAMP kali ini dikemas bukan sekadar pelatihan teknik memanah dan berkuda, tetapi juga disisipkan berbagai kegiatan edukatif dan spiritual, seperti tadabbur alam, leadership training, dan character building.

Peserta diajak untuk memahami filosofi olahraga dalam Islam, pentingnya menjaga niat, serta bagaimana setiap aktivitas dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa kekuatan seorang Muslim tidak hanya terletak pada kemampuan berpikir, tetapi juga pada kemampuan mengelola fisik dan emosi dengan baik. Memanah dan berkuda adalah latihan kesabaran, keseimbangan, dan kejujuran diri,” ujar salah satu instruktur PPBMEI.

Suasana keakraban tampak sejak hari pertama, ketika para peserta bersama-sama mendirikan tenda, mempersiapkan peralatan panahan, hingga mengikuti sesi team building. Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan mabit (bermalam bersama) disertai kajian motivasi dan refleksi nilai-nilai kepemimpinan Islami.

Kontribusi PPBMEI dalam Pembinaan Generasi Qur’ani

Pusat Pelatihan Berkuda dan Memanah elTAHFIDH Indonesia (PPBMEI) merupakan salah satu unit unggulan di bawah naungan Pesantren Qur’an elTAHFIDH, sebuah lembaga pendidikan Islam yang dikenal sebagai Pesantren Modern dengan kurikulum nasional dan program tahfidz unggulan.

Melalui PPBMEI, elTAHFIDH tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu agama dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat aspek life skill dan fisik peserta didik.

Program seperti Archery Camp menjadi wujud nyata dari visi Islamic Boarding School elTAHFIDH dalam mengembangkan potensi santri secara menyeluruh—baik dari sisi spiritual, intelektual, maupun jasmani.

Hal ini juga menjadikan elTAHFIDH dikenal luas sebagai Pesantren Modern Terbaik di Jawa Barat yang menggabungkan sistem pendidikan modern dengan nilai-nilai Islam yang kokoh.

Dari Lapang Berkuda Menuju Lapangan Kehidupan

Kegiatan ARCHERY CAMP Batch 3 diakhiri dengan sesi fun competition dan evaluasi kemampuan peserta. Para peserta terlihat antusias menunjukkan keterampilan mereka dalam memanah dengan teknik yang telah dipelajari selama dua hari pelatihan.

Selain itu, sesi closing motivation menjadi momen haru dan berkesan. Banyak peserta yang mengaku mendapatkan pengalaman berharga, bukan hanya dari sisi keterampilan olahraga, tetapi juga dalam hal kebersamaan dan penguatan nilai spiritual.

“Alhamdulillah, dua hari di Archery Camp ini benar-benar membuka mata saya. Memanah ternyata bukan hanya menembak target, tetapi belajar tentang fokus, kesabaran, dan niat yang lurus,” ujar salah satu peserta dari Bandung.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pesan dari panitia agar semangat yang dibangun selama camp dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ARCHERY CAMP Batch 3 PPBMEI menjadi bukti nyata bahwa elTAHFIDH Indonesia terus berinovasi dalam menghadirkan program pendidikan karakter Islami yang inspiratif.

Melalui olahraga berkuda dan memanah, para peserta tidak hanya berlatih fisik, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan spiritualitas yang kuat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top